Breaking News
"Berita" adalah sajian informasi terkini yang mencakup peristiwa penting, fenomena sosial, perkembangan ekonomi, politik, teknologi, hiburan, hingga bencana alam, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Kontennya disusun berdasarkan fakta dan disampaikan secara objektif, akurat, dan dapat dipercaya sebagai sumber referensi publik.
Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Malaysia Incar Investasi di Kukar, Loa Raya Bakal Jadi Sentra Perkebunan

Malaysia Incar Investasi di Kukar, Loa Raya Bakal Jadi Sentra Perkebunan

cek disini

Info Tenggarong – Malaysia, Pemerintah Desa Loa Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, sedang bersiap menyambut investasi skala besar dari investor Malaysia. Rencana ini diharapkan menjadi titik balik pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut, dengan fokus pada sektor perkebunan, industri, pariwisata, dan perumahan.

Empat desa—Loa Raya, Loa Pari, Loa Ulung, dan Tanjung Batu—akan menjadi pusat pengembangan proyek ini. Kepala Desa Loa Raya, Martin, mengungkapkan bahwa investor utama berasal dari grup bisnis Malaysia yang dipimpin oleh Dato Tan Sri, pemilik saham utama di perusahaan MKH. Melalui PT Megah Utama Mandiri (MUM), mereka berencana mengembangkan perkebunan durian, singkong, dan pisang, serta membangun kawasan industri dan pariwisata.

Peta Investasi di Empat Desa

Setiap desa memiliki peran khusus dalam rencana investasi ini:

  1. Loa Raya – Dikhususkan untuk perkebunan durian, singkong, dan pisang.

  2. Loa Pari – Dikembangkan sebagai kawasan agrowisata dan perkebunan.

  3. Loa Ulung – Direncanakan untuk pembangunan perumahan dan perkebunan.

  4. Tanjung Batu – Akan menjadi pusat industri dengan pembangunan pabrik pengolahan hasil pertanian.

Dari keempat desa tersebut, Loa Raya memiliki lahan terluas, mencapai sekitar 526 hektare. Total keseluruhan lahan yang akan dikelola diperkirakan lebih dari 1.000 hektare.

Malaysia Incar Investasi di Kukar, Loa Raya Bakal Jadi Sentra Perkebunan
Malaysia Incar Investasi di Kukar, Loa Raya Bakal Jadi Sentra Perkebunan

Baca Juga: SMPN 3 Tenggarong Izinkan Siswa Baru Gunakan Seragam SD, Menunggu Bantuan Pemkab

Skema Kerja Sama Bagi Hasil dan Pelibatan Masyarakat

Salah satu aspek menarik dari proyek ini adalah model kerja sama yang ditawarkan. Pemerintah desa memastikan bahwa kepemilikan lahan tetap berada di tangan warga, sementara investor akan mengelola perkebunan dengan sistem bagi hasil.

  • Pola bagi hasil: 25% untuk masyarakat (melalui koperasi desa atau BUMDes) dan 75% untuk investor.

  • Pembebasan lahan hanya dilakukan untuk pembangunan pabrik di Tanjung Batu dan perumahan di Loa Ulung.

Martin menegaskan bahwa tim survei sedang disiapkan untuk memetakan lahan yang cocok untuk masing-masing komoditas. “Kami akan memastikan lahan yang digunakan benar-benar optimal, apakah untuk durian, singkong, atau pisang,” ujarnya.

 Lapangan Kerja dan Rantai Pasok yang Kuat

Investasi ini tidak hanya membawa modal besar, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat. Pembangunan pabrik pengolahan di Tanjung Batu akan memperkuat rantai pasok, memungkinkan hasil pertanian dari empat desa diproses secara lokal.

“Pabrik ini akan menyerap bahan baku dari perkebunan di empat desa. Jika produksi belum mencukupi, bisa ditambah dari desa-desa lain. Ini kesempatan besar bagi warga untuk meningkatkan pendapatan,” jelas Martin.

Lokasi Tanjung Batu yang strategis di tepi sungai juga memungkinkan pembangunan pelabuhan untuk distribusi hasil perkebunan ke pasar regional maupun internasional.

Tantangan dan Harapan ke Depan

Meski menjanjikan, proyek sebesar ini tentu memiliki tantangan, seperti:

  • Transparansi pengelolaan lahan – Perlu pengawasan ketat agar tidak terjadi sengketa.

  • Dampak lingkungan – Pembangunan perkebunan dan industri harus mempertimbangkan kelestarian ekosistem.

  • Kesiapan SDM lokal – Pelatihan diperlukan agar masyarakat bisa terlibat aktif dalam pengelolaan.

Pemerintah desa berkomitmen untuk memastikan proyek ini berjalan lancar dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat adat dan pemilik lahan.

Investasi Malaysia di Kukar ini bisa menjadi game changer bagi perekonomian daerah. Dengan pengembangan perkebunan modern, kawasan industri, dan pariwisata, Loa Raya dan sekitarnya berpotensi menjadi sentra agribisnis terkemuka di Kalimantan Timur.

Jika semua tahapan berjalan sesuai rencana, proyek ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan warga tetapi juga memperkuat posisi Kukar sebagai destinasi investasi strategis di Indonesia.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *