Tenggarong – ABN dan Wajah Di tepian Sungai Mahakam, Kecamatan Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur tak hanya menyimpan jejak panjang sejarah tambang, tetapi juga cerita tentang perubahan sosial yang pelan-pelan dibangun.
PT Adimitra Baratama Nusantara (ABN), anak usaha PT TBS Energi Utama Tbk, kini tengah menjadi bagian dari transformasi itu melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) atau CSR yang lebih menekankan pada pemberdayaan dibanding sekadar bantuan sesaat.
Sebuah penelitian yang dilakukan Ramadhan Try Yudhanto (2025) menunjukkan, mayoritas warga Kelurahan Jawa di Kecamatan Sangasanga—wilayah yang bersebelahan langsung dengan tambang ABN—menilai program CSR perusahaan berada dalam kategori “baik”.
Skor rata-rata persepsi masyarakat mencapai 3,6 untuk program charity dan 3,65 untuk program community empowerment.
Artinya, warga menilai langkah perusahaan tidak hanya berhenti pada tebar pesona, tetapi juga menumbuhkan manfaat nyata jangka panjang.
Baca Juga : PT Berau Coal Gelar Pelatihan Sistem Diversifikasi Kakao Agroforestri

“Kami merasakan perusahaan tidak hanya memberi bantuan sekali lewat, tetapi juga mendorong masyarakat untuk bisa berdiri di atas kaki sendiri,” ujar salah seorang tokoh warga setempat.
Transformasi ABN paling terlihat melalui pembentukan Kelompok Usaha Bersama (KUB) Matahari.
Penelitian yang dilakukan Rizky Kurniawan mencatat, program ini bersifat peningkatan kapasitas.
Warga mendapat pelatihan kewirausahaan, akses permodalan, hingga pendampingan pemasaran produk.
KUB Matahari kini menjadi bukti bahwa tambang bisa meninggalkan warisan sosial yang produktif.
Warga yang tergabung tak lagi bergantung pada bantuan instan, melainkan mampu menghasilkan usaha yang menopang ekonomi keluarga.
“ABN menjalankan CSR bukan sekadar kewajiban hukum, tapi lahir dari dorongan internal untuk peduli,” tulis laporan penelitian tersebut.
Salah satu keberhasilan nyata program PPM adalah bimbingan belajar (bimbel) untuk siswa SMA Negeri Sangasanga.
mayoritas warga Kelurahan Jawa di Kecamatan Sangasanga—wilayah yang bersebelahan langsung dengan tambang ABN—menilai program CSR perusahaan berada dalam kategori “baik”.
kini tengah menjadi bagian dari transformasi itu melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) atau CSR yang lebih menekankan pada pemberdayaan dibanding sekadar bantuan sesaat.
















