DPRD Kukar Dorong Penguatan SDM untuk Tingkatkan Daya Saing Pertanian dan Peternakan
TENGGARONG – Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Hairendra menegaskan pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM) untuk meningkatkan daya saing sektor pertanian dan peternakan di daerah.
baca juga : Polairud Polda Kaltim Koordinasi dengan BKSDA Muara Kaman untuk Lindungi Pesut Mahakam
Menurutnya, pembangunan pertanian tidak cukup hanya mengandalkan bantuan alat dan sarana produksi, tetapi harus diiringi dengan peningkatan keterampilan serta kapasitas petani dan peternak.
SDM Jadi Kunci Peningkatan Produktivitas Pertanian
“Bantuan alat dan bibit memang penting, tapi tanpa SDM yang terampil dan berpengetahuan, hasilnya tidak akan maksimal. Karena itu, ke depan kita dorong agar setiap bantuan pertanian disertai pelatihan dan pembinaan yang berkelanjutan,” ujar Hairendra, Jumat (7/11/2025).+

Ia menilai, masih banyak petani di Kukar yang belum memahami penggunaan alat pertanian modern, pengelolaan hasil panen, hingga strategi pemasaran yang efisien.
“Kalau petani tidak dilatih, bantuan alat hanya jadi pajangan. Kita ingin ada transfer ilmu, bukan hanya hasil panen, tapi juga pengetahuan agar petani bisa mandiri,” tegasnya.
Potensi Peternakan di Kukar Perlu Dikelola Serius
Selain sektor pertanian, Hairendra juga menyoroti potensi besar sektor peternakan rakyat yang dinilai belum tergarap maksimal.
Beberapa wilayah seperti Samboja Barat, Muara Badak, dan Tenggarong Seberang memiliki lahan dan sumber daya yang cocok untuk pengembangan ternak sapi, kambing, dan unggas.
“Peternakan juga harus menjadi perhatian. Kalau dikembangkan dengan benar, bisa jadi sumber ekonomi baru di desa. Tapi sekali lagi, SDM-nya harus siap dulu,” katanya.
Dorongan untuk Petani dan Peternak Muda Kukar
Menurut Hairendra, penguatan sektor pertanian dan peternakan harus diarahkan pada pemberdayaan petani muda agar mereka memiliki kemampuan manajerial dan jiwa kewirausahaan.
Ia mendorong adanya pelatihan terkait manajemen usaha tani, kewirausahaan, dan pengelolaan hasil ternak.
“Kita perlu mencetak petani dan peternak yang berpikir bisnis. Mereka harus tahu cara mengolah, memasarkan, dan mengelola hasil agar tidak bergantung pada tengkulak,” jelasnya.
Kukar Berpeluang Jadi Pemasok Utama Pangan IKN
Politisi PDI Perjuangan itu menilai, potensi besar Kukar di bidang pangan dan peternakan akan semakin strategis dengan adanya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Permintaan bahan pangan dipastikan meningkat, dan Kukar berpeluang menjadi pemasok utama kebutuhan pangan IKN.
“Kukar ini punya lahan, tenaga kerja, dan letak strategis dekat dengan IKN. Kalau SDM-nya kuat, kita bisa jadi daerah penopang utama pangan untuk IKN,” terangnya.
DPRD Kukar Siap Dukung Penguatan Pertanian dan Peternakan
Sebagai wakil rakyat, Hairendra memastikan DPRD Kukar akan terus mendukung kebijakan yang berpihak kepada petani dan peternak, termasuk dalam hal penguatan kelembagaan kelompok tani dan akses permodalan.
baca juga : Pabersi Kukar Raih Juara 2 Pra Porprov Kaltim 2025, Sabet 6 Emas di Samarinda
“Kami di DPRD siap mendukung dalam bentuk regulasi maupun anggaran, supaya sektor pertanian dan peternakan benar-benar menjadi tulang punggung ekonomi daerah,” pungkasnya.
















